Fakta fakta menarik tentang gempa yang menggucang Lombok


Nama : Dian Monica
NIM : 2211416003
Class : 209 LEPT

Ratusan Gempa Guncang Tanah Saudara Kita di Lombok

Fakta fakta menarik tentang gempa yang menggucang Lombok

1. Jumlah korban meninggal dunia
Berdasarkan data Penanganan Darurat Bencana gempa Lombok, jumlah korban meninggal dunia hingga Kamis (23/8/2018) adalah 555 korban.
Sementara itu, 390.529 jiwa mengungsi. Wilayah terparah terkena dampak gempa adalah Kabupaten Lombok Utara. Di lokasi ini tercatat 466 korban meninggal dunia, 829 korban luka-luka, 134.236 jiwa mengungsi, dan 23.098 rumah rusak.
Kemudian, korban meninggal di Kota Mataram sebanyak 9 orang, Lombok Tengah 2 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Barat 40 orang, KSB 2 orang, dan Sumbawa 5 korban.
2. Terasa hingga Sumbawa dan Bali
Gempa berkekuatan 6,4 SR ini terjadi pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT atau tepatnya di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km. Makanya, kekuatannya bisa dirasakan hingga ke Sumbawa dan Bali.
3. 1 pendaki asal Makassar tewas di atas gunung Rinjani dan masih banyak pendaki Rinjani yang terjebak
Sampai jam 15.00 wita, masih ada 333 pendaki Gunung Rinjani yang terjebak di atas. Mereka nggak bisa turun karena jalan turun tertutup longsor akibat gempa. Pas gempa berlangsung, sebenarnya ada sekitar 1000 pendaki yang ada di atas, tapi sebagian besar bisa turun sebelum jalanan tertutup longsor. Di antara mereka, ada 1 korban tewas asal Makassar yang identitas lengkapnya belum diketahui. Pendaki yang tewas ini mengalami luka di bagian kepala.
4. Gempa Lombok berpusat di daratan, namun anehnya, tetap dapat memicu tsunami
Salah satu fakta unik dari gempa Lombok kemarin adalah sumber gempa yang memicu tsunami. Biasanya potensi tsunami berasal dari gempa di lautan. Namun, kali ini berasal dari daratan. Hal ini dikarenakan jalur retakannya sampai ke laut.
5. Sempat terjadi tsunami, namun dengan intensitas yang terbilang kecil
Beberapa jam setelah gempa 7 Skala Richter, BMKG sempat memberikan peringatan dini bahaya tsunami. BMKG pun mencatat telah terjadi tsunami di Carik dengan tinggi 0,135 meter dan di Badas 0,1 meter.
6. Peringatan Tsunami Dicabut
Setelah kemunculan gempa berkekuatan 7 SR yang terjadi di Lombok, NTB, pihak BMKG melaporkan ada peringatan dini tsunami yang mungkin bisa terjadi. Dan benar saja, tak lama setelah itu mereka kembali mengumumkan adanya tsunami yang terjadi di Pantai Carik dan Pantai Badas.
Untungnya, tsunami yang terjadi tidak berlangsung lama. Akun BMKG kembali mengumumkan jika peringatan mereka telah dicabut, "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa 7.0 dinyatakan telah berakhir."
7. Gempa 5 Agustus 2018 ada kaitannya dengan gempa 29 Juli 2018 dan memenuhi syarat sebagai gempa doublet
Kemungkinan gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter pada 29 Juli 2018 berada di jalur yang sama dengan gempa 7 Skala Richter pada 5 Agustus 2018. Bisa jadi dua gempa tersebut adalah gempa kembar atau doublet. Kedua gempa tersebut memenuhi syarat sebagai gempa doublet. Alasannya, pusat gempa keduanya berdekatan karena berjarak kurang dari 10 kilometer; memiliki kekuatan yang relatif sama; mekanismenya sama persis; dan berada di jalur yang sama, meski retakannya bergerak.
8. Dalam satu bulan, 1.973 gempa susulan terjadi di Lombok
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) mencatat, total keseluruhan gempa bumi yang mengguncang Lombok selama satu bulan terakhir berjumlah 1.973 gempa bumi.
Sampai tanggal 30 Agustus pukul 07:00 WIB, BMKG mencatat ada 595 Foreshock. Gempa susulan tanggal 5 Agustus sebanyak 914 gempa dan gempa susulan tanggal 19 Agustus berjumlah 462 gempa.
9. Pemerintah kirim 400 insinyur muda ke Lombok
Presiden Joko Widodo menginstruksikan pengiriman 400 insinyur muda CPNS Tahun 2017 ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Para insinyur muda tersebut diminta untuk mendampingi masyarakat setempat untuk membangun rumah tahan gempa. Perbaikan rumah-rumah dan fasilitas umum yang rusak pun akan dimulai pada tanggal 1 September 2018.
10. 32.129 rumah rusak telah terverifikasi oleh BNPB
Data sementara BNPB terkait kerusakan rumah di Lombok, NTB, adalah sebanyak 83.392 unit dan 32.129 rumah rusak sudah terverifikasi.
Dari yang telah terverifikasi, 16.231 rumah mengalami rusak berat dan sisanya rusak sedang dan ringan.
11. 250 miliar untuk perbaikan rumah di Lombok, NTB
Upaya pemerintah untuk segera memperbaiki rumah korban gempa di Lombok terus dilakukan. Dana 250 miliar pun telah digelontorkan untuk mempercepat proses pembangunan rumah milik korban gempa.
RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) telah dibangun sebanyak 20 unit di beberapa lokasi gempa. RISHA merupakan rumah contoh dengan teknologi tahan gempa.
Gempa yang terjadi akhir-akhir ini di Lombok cukup menguras emosi banyak khalayak umum di seluruh dunia terutama saya. Banyaknya gempa susulan yang memiliki magnitudo yang tidak kecil sampai ancaman tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG cukup membuat hati saya bergidik ngeri. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana jika saya berada di posisi mereka. Yang hidup kelimpungan di tengan guncangan gempa yang tiada habisnya. Melihat kondisi hidup mereka yang memprihatinkan, dengan makanan seadanya dan tidur di sembarang tempat. Rumah mereka hancur. Tidak ada lagi tempat untuk mereka bernaung kecuali tenda tenda darurat yang dibawa oleh para relawan. Air bersih pun sulit sekali untuk mereka temukan, apalagi makanan. Miris hati melihat kondisi saudara saudara sebangsa dan setanah air saya di Lombok.
Dengan adanya bencana ini, saya sebagai umat manusia yang mungkin masih memiliki sedikit kepedulian tentang kelangsungan hidup mereka, melakukan acara galang dana untuk program kemanusiaan yang kebetulan dinaungi Yayasan Khairul Ummah Amanah. Saya mencoba untuk mengumpulkan dana dengan membuat poster yang menarik kepada khalayak umum agar tertarik untuk memberikan sebagian dari harta mereka kepada mereka yang membutuhkan. Saya dan kawan-kawan tidak luput untuk menyebar pesan pemberitahuan kepada seluruh kerabat kerabat dekat kami. Alhamdulillah, tanpa disangka, banyak dari kerabat kerabat saya yang tergugah hatinya dan memberi sedikit harta mereka melalui rekening yang saya cantumkan di poster.

Dari acara penggalangan dana ini, saya sadar akan pentingnya kepedulian terhadap sesama, apalagi dengan saudara sebangsa dan setanah air. Mungkin penggalangan dana ini tidak berarti apapun bagi saya, karena membantu mereka yang membutuhkan adalah hal yang sangat menyenangkan. Namun saya yakin bahwa sedikit uluran tangan dari kita akan meringankan beban saudara kita di Lombok.

Sumber:
hai.grid.id/amp/07908590/10-fakta-gempa-64-sr-yang-guncang-lombok-yang-perlu-kamu-tahu?page=2
https://www.idntimes.com/science/discovery/amp/viktor-yudha/5-fakta-unik-gempa-lombok-doublet-kembar
https://m.liputan6.com/amp/3612152/masih-berduka-ini-5-fakta-gempa-lombok-yang-tewaskan-98-orang
https://regional.kompas.com/read/2018/08/31/06414671/5-fakta-terbaru-gempa-lombok-32129-rumah-rusak-hingga-ratusan-gempa-susulan
https://www.inews.id/regional/amp/223813/5-fakta-gempa-lombok-73-843-rumah-rusak-dan-431-416-jiwa-mengungsi
pedomanbengkulu.com/2018/08/gempa-lombok-dan-beberapa-fakta-yang-terjadi/

Komentar